Monday, December 17, 2012

Penataan Kumuh SU Baru 10 Persen


Kota Eddy Santana Putra Palembang. Pencapaian program penataan pemukiman kumuh khususnya di kawasan Seberang Ulu baru 10 persen. Kendati begitu, metode Pemkot dalam membangun rumah murah di Kelurahan 3-4 Ulu dan rusunawa di Kasnariansyah sudah mendapat perhatian pusat.

“Program pemukiman kumuh kita menjadi perhatian dalam workshop nasional bidang pekerjaan umum cipta karya (PUCK) ini,” ujarnya, belum lama ini.

Eddy mengatakan, Pemkot sendiri menargetkan setiap tahunnya bisa dibangun minimal 200 rumah sederhana layak huni lainnya.

“Sebab, saat ini masih banyak masyarakat yang hidup dengan tempat tinggal yang kurang layak, baik bangunan rumahnya maupun fasilitas penunjang lain. Untuk itu, terus dicari lokasi baru untuk pembangunan penataan kumuh di sejumlah kawasan di Kota Palembang. Bukan hanya di Seberang Ulu, tapi juga di Seberang Ilir seperti di Kalidoni atau Sekanak,” beber Eddy.

Sementara Direktur Pengembangan Pemukiman (Bangkim) Direktorat Jenderal (Ditjend) Cipta Karya Amwazi Idrus mengatakan, perkembangan penataan kumuh di Palembang sudah bagus. Ini terlihat dari keberhasilan Pemkot yang sudah mendapat penghargaan Adiupaya Puritama pada tahun 2011 untuk kategori tata kumuh dan sanitasi kota metropolitan. “Saat ini sedang ada penilaian dari PUCK untuk penghargaan 2012,” ujar dia.
Amwazi mengimbau, dalam menata kawasan kumuh perlu diperhatikan tiga hal yakni pembinaan masyarakat, lingkungan, dan sosial.

“Perlu adanya peningkatan pelayanan infrastruktur pemukiman. Kita sudah selenggarakan program ini melalui P2KP. Adapun anggaran untuk masing-masing daerah kurang lebih Rp250 juta,”pungkasnya. (ika)

Sumber: Penataan Kumuh SU Baru 10 Persen